Sinkronisasi Kebijakan Penuntasan Wajar Dikdas 9 Tahun dan Pencapaian Wajar Dikmen 12 Tahun


      

    REKOMENDASI

SINKRONISASI KEBIJAKAN PENUNTASAN WAJIB BELAJAR DIKDAS 9 TAHUN DAN PENCAPAIAN WAJIB BELAJAR 12 TAHUN DI PROVINSI BANTEN

TAHUN 2016

 

 

Untuk membangun masyarakat Banten , yang berahklak mulia, sehat, tangguh, cerdas, mandiri, bertanggung jawab serta berjiwa kompetitif (berdaya saing) dan profesional. diperlukan pondasi pendidikan yang mumpuni  sebagai landasan pembangunan disegala bidang kehidupan bermasyarakat berbangsa dan bernegara berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945

Program disektor  Pendidikan merupakan salah satu program yang sangat strategis yang akan menjadikan keberhasilan pembangunan suatu bangsa sehingga perlu dikembangkan dan  ditingkatkan Pencapaiannya melalui penyadaran, pemberdayaan dan pengembangan pendidikan itu sendiri sebagai bagian dari pembangunan nasional.

Salah satu upaya tercapainya program pendidikan nasioanal di butuhkan tenaga pendidik dan tenaga kependidikan yang profesional pada umumnya kualitas pendidik di Banten menghadapi masalah kualitatif antara lain :

  1. Masih banyak pendidik dan tenaga kependidikan berlatar belakang pendidikan di bawah S1
  2. Belum memiliki sertifikasi guru professional
  3. Mengajar bidang studi bukan keahliannya (tidak linier)
  4. Masih banyak anak usia 6 - 21 tahun  yang tidak sekolah.

Maka peserta Sinkronisasi Kebijakan Penuntasan wajib belajar Dikdas 9 Tahun dan pencapaian wajib belajar 12 Tahun merekomendasikan kepada Pemerintah Provinsi Banten dan Pemerintah Kabupaten/Kota untuk melakukan langkah-langkah sebagai berikut :

  1. Meningkatkan Kompetensi pendidik dan tenaga kependidikan sesuai standar  pendidikan nasional sehingga dapat dihasilkan peserta didik berkualitas
  2. Mendorong pemerintah Provinsi dan Kabupaten/Kota serta Instansi Vertikal untuk mensinergikan kebijakan, program dan kegiatan dalam rangka Pembangunan pendidikan di Provinsi Banten dan Kabupaten/Kota.
  3. Mendorong pemerintah Provinsi dan Kabupaten/Kota  untuk melakukan penilaian Kompetensi guru secara objektif dan profesional dan memberikan penghargaan yang sesuai bagi guru yang berprestasi sehingga memotivasi guru-guru lainnya lebih meningkatkan kompetensinya.
  4. Mendorong Pemerintah Provinsi dan Kabupaten/Kota serta Instansi Vertikal untuk tidak memperlakukan perbedaan terhadap penyelenggaraan pendidikan  antara madrasah dengan sekolah.
  5. Mendorong pemerintah Provinsi dan Kabupaten/Kota serta Instansi Vertikal  meningkatkan anggaran untuk Penuntasan Program Wajib Belajar 9 tahun dan pencapaian Wajib Belajar 12 tahun yang masih terbatas dan memperluas akses dan keterjangkauan.
  6. Membangun pemahaman, komitmen, seluruh masyarakat dimulai dari keluarga  pentingnya meningkatkan Pembangunan pendidikan dari usia dini sampai dengan dewasa.
  7. Meningkatkan partisipasi dan  peran Lembaga/Organisasi Pendidikan, sebagai mitra Pemerintah untuk terus serta pro aktif dalam menyusun dan melaksanakan program pembangunan Pendidikan sehingga dapat dihasilkan Pembangunan Sumber Daya Manusia Masyarakat Banten yang ungggul dan berkualitas.
  8. Mendorong Pemerintah untuk memberikan Penghargaan dan Beasiswa Kepada Masyarakat Berprestasi di Bidang Pendidikan.
  9. Pemerintah mendorong pendidikan formal dan non formal.

Twitter


Facebook


Tentang Kami


Statistik Kunjungan